Tips Memilih dan Membeli Obat Herbal Yang Bagus dan Aman

Obat herbal saat ini menjadi pilihan alternatif bagi orang dalam upaya menyembuhkan penyakitnya. Obat herbal yang diklaim terbuat dari bahan alami seperti kunyit, jahe, temulawak dan tanaman herbal lainnya dipercaya dapat menyembuhkan berbagai penyakit secara alami tanpa efek samping.

Penggunaan obat herbal yang kian marak, membuat beberapa produsen nakal memasukan unsur kimia yang di dalam obat tersebut, yang tentunya ini akan merugikan dan berdampak buruk bagi kesehatan penggunanya.

Obat herbal

Artikel kali ini kita akan membahas tips membeli obat herbal yang aman dan cocok untuk penyakit Anda.

Tips Memilih dan Membeli Obat Herbal Yang Bagus dan Aman

1. Ada izin edar

Yang pertama tips dalam memilih obat herbal adalah obat itu dipastikan harus sudah memiliki izin edar dari BPOM atau depkes. Hal ini untuk meyakinkan bahwa obat itu sudah teruji klinis dan telah terdaftar di BPOM.

Adapun obat herbal yang diracik oleh herballis, Pastikan orang tersebut sudah memiliki izin praktek.

2. Logo golongan obat

BPOM telah menggolongkan obat herbal ke dalam 3 kategori yaitu, Jamu, obat herbal terstandar (OHT) dan fitofarmaka.

Semua obat herbal yang terdaftar di BPOM telah melewati sekangkain uji klinis. Jadi sebelum digolongkan ke 3 kaegori tersebut obat herbal harus lulus beberapa pengujian seperti keamanan, dosis, efek samping dan manfaat.

Hanya obat herbal golongan Fitofarmaka lah yang lulus semua pengujian tersebut.

Sayangnya di Indonesia sendiri obat herbal yang banyak beredar adalah golongan OHT dan jamu. Kedua obat tersebut belum teruji keamanannya berdasarkan uji klinis.

3. Kemasan

Tips memilih oabt herbal yang ketiga adalah kemasannya. Pastikan ketika Anda membeli obat herbal cek kemasannya jangan sampai ada yang penyok atau sobek. Cek juga tanggal dibuat dan tanggal kadaluarsanya.

4. Baca aturan pakainya

Tips yang ke empat yang tidak kalah pentingnya adalah baca auran pakai atau dosisnya. Berapa kali diminum dalam sehari dan kontraindikasi atau larangannya.

Jangan sampai Anda salah membeli obat herbal yang justru malah membahayakan kesehatan Anda.

Sebaiknya gunakan obat herbal hanya untuk suplemen atau pencegahan penyakit saja.

 

Leave a Reply